Logo baru Pertamina lumayan rame dibicarakan di kalangan kreatif dan periklanan Endonesa. Ada beberapa hal yang dibahas. Pertama tentu saja karena harganya yang sangat mahal. USD 350.000 atau sekitar IDR 3,5 milyar (ada gosip didiskon jadi USD 250.000 saja). Kedua karena dibuat oleh Landor, branding company dari luar. Ketiga karena penggantian logo dilakukan pada saat harga BBM cenderung fluktuatif dan mengecewakan masyarakat. Dan masih banyak lagi.
Pertamina mengharapkan dengan penggantian logo ini akan mengubah banyak hal, termasuk kultur dan image perusahaan yang sudah terlanjur dicap sebagai perusahaan yang banyak bolongnya (baca: korup). Penggantian logo juga dilakukan karena logo lama dianggap hanya tertanam di benak lokal (baca: orang-orang Endonesa) saja, padahal dibutuhkan juga agar perusahaan ini bisa mendunia.
Itulah mengapa Landor yang dipilih untuk mengerjakan logo ini. Meskipun perusahaan dari luar tapi Landor telah banyak mengerjakan banyak branding untuk Endonesa. Sebut saja Indosat, XL, BNI 46 dan masih banyak lagi. Pertamina ingin mendunia, maka memilih branding company kelas dunia, meski di Endonesa banyak branding company yang bagus.
Uang bukan masalah, kata Pertamina. Angka USD 350.000 itu tidak disebut mahal, karena dikerjakan oleh branding company kelas dunia (entah kalau dikerjakan oleh branding company lokal, setengahnya pun gak yakin). Dan itu belum termasuk biaya sosialisasi dan lain-lain yang katanya sampai sekitar IDR 20 milyar.
Ironis. Di saat pemerintah menggalakkan penggunaan produksi dalam negeri, Pertamina sebagai Badan Usaha Milik Negara malah buang-buang duit ke luar.
Luar biasa yah Landor itu.. saking kencengnya branding mereka, sampai2 orang rela ngeluarin duit sebegitu banyaknya. Makanya perusahaan Indonesia jangan menyepelekan branding juga. Yah sama aja kek branding nasi goreng pinggir jalan sama nasi goreng hotel. Ndak enak tapi ‘tampilannya’ bagus
di indonesia kan udah mulai ada beberapa agency yang khusus branding. mungkin gak ada salahnya ikutan pitching, biar bisa adu kualitas ama landor. eh… jangan2 emang udah ada pitchingnya ya?
Wah… Pertamina keren !!!
Ayoo… bangkit dong kaya dulu !! mumpung masih kaya !!!
Moga tambah jaya ‘n bisa mendunia selevel Schlumberger atau Caltex !!
wah logo bagus tapiiiii………kayaknya lebih mantab karna banyak kelaaaaaaparan n banyak PHK tank salam muaaaaaaaaaaaaaaah
logo emang keren but tagline ‘always there’ nggantung tuh..jadi ga aneh diliatnya
klo agency branding lokal sarat akan korup kali..dah jiper dicurigain..jadi mending pake agency luar biar ga ribet.., gitu kale?
Ketika pergantian logo,diikuti jg sampai keakar-akar untuk pergantian mental…karena mental dan skill adalah modal awal public trust & public image
Good… 4 a new begining
iya tuh
tagline “always there” maksudnya apa ya?
“selalu di sana”?
di posisi yang begitu saja?
tidak naik tidak turun?
tidak berubah kulturnya?
tetap korup?
hehehe
moga2 dengan adanya logo baru, Pertamina bisa tampil lebih baik
PERTAMINA unggul, maju dan terpandang
PERTAMINA jangan mau lagi diperas oleh DPR
Wah logo sekarang keren ramai sekali.tapi kalau bisa harga BBM jangan ramai.
dan jangan mau di peralat sama DPR.
DPR itu penjilat RAKYAT
apik apik apik
jangan ganti2 lage ya LOGO nya
cukup sekali saja…
yang sekarang kurang keren….
hmmm….2,5 M ya? gw bisa tuh bikin 15 menit logo kayak gt..
gila … logo nya simple tp ga sesimple pengeluarannya itu yg lebih gila, “ALWAYS THERE” ga’ juga !!!
nice and simple…but…damn the tag’s…no good enought…copywrite nye ora ono bagus2nya….
Kuda laut still the 1…n hey…endonesia kga kalah ama luar nyeng katanya sekelas ama dunia…
bukannya endonesia juga bagian dari Dunia…
banyak juga lohhh…agency n creator qta..
beli branding ko ngorbanen org banyak…
what the Hell lah..
sukses buat nyeng namanya Pertamina…
Saya sebagai pensiunan Pertamina merasa sangat senang dengan penggantian logo karena ini adalah mensiratkan perubahan yang menuju profesional ketimbang dulu yang sangat birokrasi sehingga dihinggapi dengan berbagai macam korupsi. Lambang kuda laut sudah selayaknya ditinggalkan dan diganti. Lambang yang sekarang bukannya lebih baik tetapi sudah waktunya untuk diganti baru sesuai dengan visi dan misi Pertamina sekarang. Yang saya tahu bahwa para pegawainya sekarang saja sudah terpilih dari mereka yang terdidik dengan baik dan punya kemampuan sesuai dengan profesinya. (jadi dua kuda laut yang pelan menghadap bintang itu tampaknya statis—cocok pada masanya, namun sekarang lambang yang dapat dilihat seperti anak panah yang terlontar dari busur, atau burung yang sedang terbang dll. rasanya cocok sekali dengan visi dan misi sekarang dan seterusnya)
Semoga Pertamina dengan lambang baru mendapat banyak keuntungan dan tetap menjaga distribusi minyak keseluruh rakyat tetap lancar. Pembuatan lambang eh.. logo disamping mahal belum lagi biaya pergantian seluruh logo di seluruh kantor SPBU dll. memakan biaya cukup lumayan. Karena pergantian logo ini saya anggap positip maka saya setuju dengan pengeluaran biaya yang besar ini karena saya yakin kita akan memetik hasil yang luar biasa terhadap sumbangan Pertamina kepada negara sehingga rakyat menjadi makmur sentosa dan berbahagia….
pertamina ganti logo, soalnya salah satu kuda lautnya mati…ga lucu kan kalo kuda lautnya cuma satu.
jadi daripada ga lucu mendingan ngeluarin duit miliaran untuk buat logo baru.
Weh…weh…weh… logo baru ni yee !!!!!… I mah ok2 aza yang penting bisa berkibar dan segede muridnya.. itu lohh… Petronas… coba, bisa nggak, ….. gue tunggu sepak terjang nye.
Wassalam,
Hadi M.
menurut saya bila d htung scra ekonomis nilai nominal dari pergantian logo itu akan menimbulkan biaya yang sangat tinggidan dissisi laen rakyatlah hrus mnerima dampak dari tinggnya harga bbm,apakah pertamina nasib rakyat yang makin terpuruk krna keadaan ekonimi sprti inflasi, pengaruh politik
nah
itu ada pertanyaan yg sangat logis dan realistis
dari hana
serah loe dah! mo ganti logo, mo ganti muka kek .. egp!
yang jelasnya lo harus berubah, jangan kayak jamannya SOEHARTO … jadi penghisap darah rakyat selama puluhan taon. awas yee!
Pertamina hendaknya bertanggung jawab terhadap timbulnya biaya pada mitra Pertamina sebagai akibat dari perubahan logo diantaranya terhadao perubahan loga pada SPBU dan Mobil Tangki, jangan menjadi beban pengusaha namun dibayar oleh Pertamina, kan ini Pertamina yang punya hajat.
Bagus sih ganti logo, terserah mau pakai logo gambar kuda laut lagi, atau gambar sapi sekalian gak masalah, yang jelas perubahan logo atau perubahan struktur organisasi atau perubahan apapun harus disertai perubahan akhlak dan moral para pejabatnya, baik di level paling atas maupun level paling bawah. Selamat dech.
huee
ternyata masih ada yg komen juga
omong-omong
gimana tuh penerapannya ke lapangan
kok sepertinya lambat sekali
dan tidak ada ‘standar’ grafis
ada logo yang mleyot
ada logo yang suka-suka
ada yang belum ganti logo pula
hello
pertamina?
landor?
Boleh sih ganti logo, tapi harus ganti jugadong mental dan moral para pejabatnya. Ha ha ha ha
hai para pejabat pertamina, bagus sih ganti logo, tapi harus ganti juga tuh para koruptornya….diganti dgn yg sholeh2 giitu lho….
emangnya logo yang lama kuda lautnya udah jompo,makanya logo baru dipaksain ganti.paling2 maksudnya biar kinerja tambah bagus,tapi gak yakin tuh!!!!!!biaya segede itu enakan untuk aku 7 temen2 senasib yang lagi nganggur
hai para pejabat pertamina, bagus sih ganti logo, tapi harus ganti juga tuh para koruptornya….diganti dgn koruptor yang baru juga, seperti kiTA-KITA YANG LAGI NGANGGUR gituch……………..
Pertamina kan kaya nih…
beli logo senilai 3.5 milliarrrr aja kayaknya kaya beli stiker di emperan.
boleh dong bagi2 order… kan kayaaaa.
setelah berpuluh-puluh tahun, baru tersadar, bahwa sebenarnya minyak bumi dan gas alam itu BUKAN BERASAL DARI KUDA LAUT… ngk..ngk…
jadi dari mana?
taksi primajasa?
Ckckckck…. logo gitu mahal amat. Ga ada yang lebih mahal pa? Atau sini deh, aku bikinin, gratis.
Menurutku sih mau ganti logo apa aja ga ada hubungannya sama korupsi. Yang jelas ngaruh, ya ke kantong landor n juga ke kantong individu2 tertentu pula.
Biar ga ada korup ya mental n pemikirannya yang harus diganti. ok?
Peace ah..
HEBATTT euy…. logonya bagus banget lebih modern dan lebih enak dilihat mata, simple, dan keren abizzzz. tidak kaya yang dulu kuno dan berlumut karena kelaman didalam air kudanya. he…
saya sebagai pengguna minyak untuk kebutuhan sehari2 AMAT SANGAT GA PEDULI DENGAN PERUBAHAN LOGO!!! MO DI GANTI MA GAMBAR WAYANG KEK GW GA PEDULI!! intinya harga minyak DITURUNIN!!!!!! KEMAHALAN..!!!!!
perubahan logo lebih bagus dengan perubahan terhadap penindakkan kasus korupsi di pertamina….dan yg pasti bensin turunin harga donk……
Maklumlah…..ayo kita ubah singkatan Pertamina :
Perusahaan Tamak Indonesia, udah tau di Indonesia ini masih banyak rakyat yg kelaparan, kena bencana dll… lhaa dia malah menghambur2kan duit negara ini hanya untuk logo yg tak seberapa berkualitas itu…Mestinya mereka itu mikir, dengan uang sebanyak itu akan bisa memberi makan seluruh rakyat Indonesia
selama seminggu berturut-turut. Dengan daging ayam sebagai lauknya….
Wahai Pertamina, Terkutuklah kau karena ke”sadis”an mu…
Agak aneh akal2an para petinggi yang dibuat2, buat money laundry kali ?!? (he he forum bebas ini…) sesuatu yang gak begitu berarti buat rakyat kebanyakan kenapa harus mengeluarkan biaya begitu besar. Agak aneh cara berpikir birokrat disini seperti katak dalam tempurung. Mau keliatan hebat tapi terlihat begitu bodoh.
Lagian apa susahnya sih bikin logo seperti itu ? seorang seniman atau tukang settingan bisa mengerjakan logo kayakgitu. Soal konsep banyak sarjana seni rupa kita bisa menyusun konsep 2 seperti itu, harga lebih miring pula. Soal gengsi laahhh belakangan ajalah, lagi zaman susah cari duit gini pake gengsi2an.
Logo band2 metal jauh lebih baik dan colorful (plus gbr tengkorak atau salib kebalik pula Ha ha lebih keren tuh!!)
Agak telat gw kasih comment tapi gpp kan.
Ganti logo sih boleh, sejlan dg perkembangan jaman. MEnurut gw logo baru juga lumayan bagus. Masih ada nilai filosofis yg bisa gw tangkap. Lebih baik dari logo barunya BNI46 yg sama sekali ga menghargai nilai filosofi dan historis.
Soal harga, emang gila-gilaan. Memang urusan branding bukan urusan gampang. Design Logo yg merupakan hasil karya orang juga kudu dihargai dengan baik. Tapi kalo sampai sebesar 3,5 M… hwarakadah…
Nilai 3,4 M mungkin harga pasarannya agent luar sekelas Lanlord. Mungkin juga itu sudah ditawar semurah mungkin oleh pihak pertamina (mungkin lhoooo). Masalahnya lebih berat pada timing dan kepekaan sosial.
Apakah penggantian logo ini lebih urgent dibanding masalah lainnya? Lagipula walau branding image dipoles sebagus apapun jika masalah seperti KKN dan politicking tidak dibasmi maka pertamina tetap akan sepeti dulu…keropos.
Jangan harap bisa menandingi “muridnya”, si Petronas, seperti tantangan bung HAdi di atas.
Ato jangan-jangan penggantian logo cuma sarana cari proyek seperti kekhawatiran sebagian komentator di atas. Lumayan lho… Ganti logo, sosialisasi, iklan dan promosi, ganti tangki dsb kan butuh duit banyak. 20 milyard seperti bakal lewat.kalau 10 persennya ditilep kan lumayan. Sementara kualitas produk dan masalah distribusi tidak mengalami perkembangan dan perbaikan yang signifikan.
Anyway, gw bakal tetap slalu setia denagn hanya mnggunakan produk Pertamina. Seperti kata slogan…Kita untung, bangsa untung…
kayaknya yang menyatakan bahwa landor merupakan landor yang terbaik dan mendunia, dan uang $350.000 itu sedikit, jaga image itu harus di keluarkan dari Pertamina kalu bisa di buang ke pulau lain. kenapa ?
pertamina selalu menyatakan “beli pelumas pertamina kita untung bangsa untung” tapi apa yang terjadi, orang itu membuat malu negeri ini dan juga tidak ada baiknya jika lambang ini di ganti terbukti image masyarakat pertamina itu kan tetap jelek, kalo bisa saya sarankan, ganti struktural pertamina yang korup dan me mark up pertamina dan kembali kepada Yahudi, Nasrani dan Islam
Pertamina buang2 uang negara..bayangkan 3,4 Milyar….. Hendaknya lebih memilih menggunakan produk asli indo. Citra kesan awal tidak sebaik keinginan, harapan dan cita-cita. Apabila tidak ada langkah kongkret untuk merestrukturisasi intern perusahaannya menjadi lebih baik (beroihak kepada rakyat Indonesia) sepertinya nasib Pertamina yang sekarang tak ubahnya Pertamina zaman dulu.
Tapi support rakyat Indonesia selalu menyertai perjalanannnya selama bisa berbuat yang terbaik untuk rakyat, bangsa dan negara Indonesia.
Behh gila…. 2,5 M..sedikit banget, Gw brani bayar 10 Milyar.
saya sebagai orang desainer yang sedang belajar sebenernya cukup kecewa dengan pertamina, kenapa ?
karena milih Landor untuk membuat logo barunya. kenapa ngga make jasa dalem neg’ri aja sih ? belom2 udah nilai yang ngga2 sih, padahal menurut saya desain2 disini ngga kalah oke kok,.. lagian klo bikin disini juga ga bakal tuh ampe ngeluarin Rp 3,5 milliar. . . orang sini juga ga bakalan tega bang ngasih harga segitu… ayo dong mulai sekarang belajar make produk sendiri dan ngehargain produk dalam neg’ri… ya ngga ? ayo kita c’mon… thx
Pertamina beda jauh sekali dengan Petronas dari segi kemajuannya. Kesejahteraan udah cukup OK, tp kok masih terpuruk? belakangan ada bermacam isu menerpa semisal korupsi penjualan tanker, kebakaran berulang2, bensin premium yg katanya merusak mobil-mobil taksi. Andai Manajemen Petronas adalah pengelola Pertamina, mungkin saja sekarang logo Pertamina sudah dipasang di mobil F1 dan dilihat banyak mata, sehingga tidak sia2 bayar desain logo mahal
Pertamina harus berani kepada Pemerintah dan DPR, jangan mau dijadikan sapi perah lagi. Semoga Pertamina bisa menjadi Perusahaan Terbuka, biar campur tangan “hantu-hantu blau” semakin kecil..
Pingback: Logo Pertamina dengan CSS « Web Development Labs